desah angin masih membimbing detakku
mengasah hati di atas bongkahan janji
tentang nasihat yang sesekali menjadi air atau api
Akupun surut dalam kata-katamu
“kembangkan layar,anakku!
langit cerah sisakan harapan
di genggamanmu
jangan biarkan waktu
lelapkanmu menjadi batu”
Seperti abu aku lemah
mengeja limbah-limbah yang meracuni diri
antara berani atau mati
lalu kumuntahkan kerikil-kerikil
pisau-pisau
yang diam-diam menikamku dari belakang
“bukanlah musim serta badai
akan getirkan layar di persimpangan arah
aku takut kalah,ayah”
kutelusuri kerut-kerut di wajahmu
tak ada kata-kata
namun berbicara
seperti furmanNya yang kau bisikkan padaku dulu
“laa ilaaha illa Allah
Muhammadu rasulu Allah”
malam mencair
kegelapan tumpah
matahari dan rembulan kawin dalam gerhana
mencuat jadi tongkat
tegak mengawal hati yang bergerak
“Bismillah…
aku berangkat,Ayah !”
kemudian kau lepaskan airmatamu
patah-patah tapi tak henti-henti
seperti hujan
selalu kurindu diantara dahaga panjangku
“semoga tanah gersang di seberang
menjadi musim semi karenamu”
Amin!
mengasah hati di atas bongkahan janji
tentang nasihat yang sesekali menjadi air atau api
Akupun surut dalam kata-katamu
“kembangkan layar,anakku!
langit cerah sisakan harapan
di genggamanmu
jangan biarkan waktu
lelapkanmu menjadi batu”

Seperti abu aku lemah
mengeja limbah-limbah yang meracuni diri
antara berani atau mati
lalu kumuntahkan kerikil-kerikil
pisau-pisau
yang diam-diam menikamku dari belakang
“bukanlah musim serta badai
akan getirkan layar di persimpangan arah
aku takut kalah,ayah”
kutelusuri kerut-kerut di wajahmu
tak ada kata-kata
namun berbicara
seperti furmanNya yang kau bisikkan padaku dulu
“laa ilaaha illa Allah
Muhammadu rasulu Allah”
malam mencair
kegelapan tumpah
matahari dan rembulan kawin dalam gerhana
mencuat jadi tongkat
tegak mengawal hati yang bergerak
“Bismillah…
aku berangkat,Ayah !”
kemudian kau lepaskan airmatamu
patah-patah tapi tak henti-henti
seperti hujan
selalu kurindu diantara dahaga panjangku
“semoga tanah gersang di seberang
menjadi musim semi karenamu”
Amin!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar